Bogor, 29 Agustus 2026 – Habitat for Humanity Indonesia kembali menyelenggarakan CEO Build 2026, kegiatan amal dan sukarela yang mempertemukan para pengusaha, CEO, dan top eksekutif untuk bersama-sama mendukung penyediaan rumah layak huni bagi keluarga berpenghasilan rendah. Kembali dipimpin oleh Edwin Soeryadjaya, kegiatan tahun ini melibatkan lebih dari 80 peserta dan dilaksanakan di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Melalui CEO Build 2026, para peserta tidak hanya memberikan dukungan melalui penggalangan dana, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan tujuh rumah layak huni bagi keluarga berpenghasilan rendah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Habitat for Humanity Indonesia dalam mendukung upaya mengatasi backlog perumahan di Indonesia sekaligus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pengalaman turun langsung ke lapangan, para pemimpin bisnis diajak untuk memahami tantangan kemiskinan perumahan sekaligus mengambil peran dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 tentang kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2015, CEO Build telah berkontribusi dalam pembangunan 122 rumah layak huni di berbagai wilayah Indonesia. Kontribusi tersebut mencakup empat rumah di Kabupaten Bogor pada 2015, 11 rumah di Kabupaten Gresik pada 2019, 29 rumah di Kabupaten Banyuwangi pada 2022, 38 rumah di Kabupaten Bogor pada 2025, serta 40 rumah yang dibangun melalui CEO Build 2026 di Desa Wanaherang, Kabupaten Bogor. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemimpin bisnis, sektor swasta, dan Habitat Indonesia dapat terus berkembang untuk memperluas dampak dan mendukung lebih banyak keluarga memperoleh hunian yang layak.
“Kegiatan volunteerism selalu memberikan nilai yang luar biasa, baik bagi saya pribadi maupun bagi lingkungan di sekitar saya. Saya sangat bersyukur, melalui kegiatan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun ini, semakin banyak rekan pebisnis yang turut mengambil bagian dalam membangun Indonesia. Saya berharap semangat kebaikan ini dapat terus ditularkan, sehingga semakin banyak keluarga dapat memperoleh rumah yang layak huni,” ujar Edwin Soeryadjaya.
Selain pembangunan 40 rumah di Desa Wanaherang, Bogor, melalui kegiatan ini Habitat Indonesia juga menggalang dana untuk mendukung pemulihan keluarga penyintas gempa Flores. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk program renovasi 200 rumah rusak ringan dan sedang di Flores, sekaligus memperluas dampak gerakan kerelawanan yang diinisiasi bersama para pemimpin bisnis dan mitra Habitat Indonesia.
Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menekankan bahwa persoalan perumahan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“Sejalan dengan SDG 11, kami terus mendorong keterlibatan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang berkelanjutan. Kami berharap semangat kolaborasi ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam mengatasi persoalan perumahan di Indonesia,” ungkap Handoko Ngadiman.
Habitat for Humanity Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, donatur, mitra, dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan CEO Build 2026. Kegiatan ini juga dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan dari PT Astra Internasional Tbk., PT Mortar Abadi, MPM, Tower Bersama Group, PT Adakom International Technology, Merdeka Copper Gold, Adaro Andalan, Sikular Karya Indonesia, dan sponsor lainnya. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berkembang menjadi berbagai bentuk dukungan dan kemitraan untuk membantu lebih banyak keluarga memiliki tempat tinggal yang layak. Lebih dari sekadar membangun rumah, CEO Build menjadi pengingat bahwa kepemimpinan memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan nyata.
Foto: HFHI/Astridinar Vania, Budi Ariyanto, Syefira Salsabilla
Penulis: Syefira Salsabilla
(ss/kh)










