Tangerang, 15 Juli 2026 – Yayasan IES Jakarta bersama Habitat for Humanity Indonesia secara resmi menyerahkan dukungan rumah layak huni kepada 56 keluarga di Desa Margamulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Penyerahan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian program pembangunan rumah layak huni yang telah berlangsung sejak 2023 untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Seremoni penyerahan kunci rumah secara simbolis dilakukan oleh Kamlesh Chandiramani, Chief Financial Officer (CFO) Yayasan IES Jakarta, kepada Syafei, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Margamulya, yang mewakili keluarga penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Kevin Sutantyo dan Wai Toong Chong dari Mission Project Team IES, Abraham Tulung selaku General Manager Resource Development Habitat for Humanity Indonesia, serta puluhan keluarga penerima manfaat.
Menandai fase akhir program, sebanyak 30 sukarelawan Yayasan IES Jakarta turut ambil bagian dalam kegiatan volunteering dengan mengecat tiga rumah terakhir dari total 56 rumah yang telah dibangun. Pada kesempatan yang sama, para sukarelawan juga menanam 70 pohon di sekitar kawasan permukiman sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, teduh, dan nyaman bagi masyarakat. Pohon yang ditanam terdiri atas berbagai jenis tanaman produktif, seperti kelengkeng dan mangga, serta pohon pucuk merah yang menghiasi area jalan di sekitar permukiman.
Baca juga: Tawa, Peluh, dan Harapan: Cerita Relawan IES di Mauk, Tangerang
Syafei menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terjalin selama program berlangsung. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak bagi masyarakat, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi lingkungan Desa Margamulya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan IES Jakarta dan Habitat Indonesia atas dukungan yang telah diberikan. Sekarang kami bisa melihat sendiri perubahan yang terjadi. Kampung Bebulak menjadi jauh lebih rapi, tertata, dan membawa semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kamlesh Chandiramani. Ia mengatakan bahwa kolaborasi antara Yayasan IES Jakarta dan Habitat Indonesia telah memberikan manfaat yang dirasakan tidak hanya oleh keluarga penerima rumah, tetapi juga oleh lingkungan di sekitarnya. “Kami bangga dapat menjadi bagian dari perubahan ini. Dampak yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh pemilik rumah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar yang kini memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih baik, tertata, dan nyaman,” ungkap Kamlesh.
Bagi Tinah, salah satu keluarga penerima manfaat, rumah yang kini ditempatinya menghadirkan rasa aman yang selama ini diimpikan. “Terima kasih banyak kepada Habitat Indonesia dan Yayasan IES Jakarta atas bantuan ini. Sekarang rumah kami sudah tidak bocor lagi, terasa lebih aman, dan saya bisa lebih tenang menjalani hari-hari bersama keluarga,” tuturnya.
Kolaborasi antara Yayasan IES Jakarta dan Habitat for Humanity Indonesia diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bersama para mitra dan dermawan, Habitat Indonesia terus berupaya mewujudkan visinya agar setiap keluarga memiliki kesempatan untuk tinggal di rumah yang layak, aman, dan menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.
Penulis: Kevin Herbian
(kh/av)










