DARI REDAKSI

Pemuda hampir selalu memiliki peran signifikan dalam sejarah kebanyakan bangsa dan dunia. Bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) komponen pemuda menorehkan sejarah tersendiri melalui pelbagai bentuk pergerakan kepemudaan untuk memperjuangkan kemerdekaan. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah salah satu tonggak sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan yang diprakarsai oleh para pemuda saat itu. Dalam nafas kebhinekaan mereka berjanji akan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yakni Indonesia. Habitat for Humanity Indonesia dalam mewujudkan misi “Dunia dimana semua orang memiliki tempat tinggal yang layak” mengajak dan bergandengan tangan dengan semua orang, semua kelompok - termasuk pemuda, serta pelbagai lembaga dan organisasi untuk bersama-sama membangun rumah, membangun kehidupan. Untuk mewujudkan misi di atas, Habitat for Humanity menyadari bahwa pemuda memiliki peran penting. Oleh karenanya pemuda “diberi tempat” istimewa. Pada tingkat regional Asia Pasifik, Habitat for Humanity mewadahi para pemuda dari 17 negara dan 1 wilayah administrasi khusus melalui Habitat Young Leaders Build (HYLB). Sepanjang tahun 2018 ini saja ada 4.3 juta orang muda yang terlibat dalam berbagai program Habitat for Humanity. Sementara itu, sejak HYLB berdiri tahun 2012, lebih dari 12.4 juta pemuda berpartisipasi dan berhasil melakukan fund rising sebesar US$ 6.5 juta dan berhasil membantu lebih dari 29.000 keluarga se-Asia Pasifik.

“28uild” (baca to build) adalah salah satu bentuk kegiatan HYLB di Indonesia. Kegiatan 28uild sudah menjadi agenda tahunan Habitat for Humanity Indonesia untuk merayakan hari Sumpah Pemuda sejak tahun 2012, dan sudah melibatkan lebih dari tiga ribu sukarelawan muda.
Habitalk kali ini menyajikan secara khusus kegiatan 28uild #Rumah Kita# yang diselenggarakan pada 27 Oktober lalu. Semoga kegiatan “28uild” menjadi inspirasi bagi jutaan anak muda Indonesia untuk memberikan kontribusi terbaik mereka demi kesejahteraan dan kejayaan bangsa yang tercinta ini.