Program itu bernama 100-0-100. Maksudnya adalah 100 yang pertama itu, bagaimana akses air minum terpenuhi untuk masyarakat tercapai 100%, 0 yang ke dua adalah bagaimana kawasan kumuh itu bisa hilang hingga target 0 persen, serta 100 yang ke tiga adalah bagaimana sanitasi lingkungan terpenuhi dengan baik.

Target pembangunan sampai dengan 2019 adalah pelayanan akses universal air minum dan sanitasi kepada seluruh masyarakat serta terwujudnya kota tanpa kawasan kumuh, pada kawasan kumuh akan dibangun prasarana dan sarana dasar air minum dan sanitasi untuk menambah akses air minum menjadi 100 persen dan akses sanitasi layak 100 persen, sehingga mengurangi kawasan kumuh hingga 0 persen pada 2019.

Dan solusi 100-0-100 dari kemenpupera untuk Indonesia besih dan sehat adalah denan rumah, air bershi dan lingkungan yang sehat merupakan kebutuhan pokok masuia. Sayangnya dengan harga tanah dan rumah yang terus meroket, masih banyak penduduk Indonesia yang belum memilikinya. Sementara itu di berbagai wilayah, penduduknya juga memliliki permasalahanya tersendiri, yaitu hidup di lingkungan yang sanitasinya tidak layak dan susah mengakses air bersih.

Program pemerintah 100-0-100 didukung penuh dan sesuai dengan missi Habitat For humanity Indonesia yang mendukung Indonesia tanpa daerah kumuh, bersih, membangun rumah layak huni untuk keluarga berpenghasilan rendah. Seratus persen air bersih, nol persen daerah kumuh, dan seratus persen akses sanitasi. Satu proyek yang tengah dijalakan organisasi itu adalah pembanganunan tiga rumah layak huni di desa bojong koneng, babakan madang, bogor. Pada tahun-tahun sebelumnya Habitat Humanity Indonesia telah mengerakan dukungan untuk membantu 100 keluarga prasejahtera di tanah air. Sedangkan, sejak didirikan pada mei 1997 habitat humanity Indonesia telah membantu lebih dari 48 ribu keluarga di Indoneisa ke depannya, organisasi itu berharap dapat membantu labih banyak keluaraga agar bisa tinggal di rumah yang layak.